Banyak perempuan saat ini yang sudah sadar pentingnya pendidikan dan mampu memiliki karir cemerlang. Namun, ketika dihadapkan pada permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi seperti usia menikah, jarak antara kelahiran, dan keputusan untuk memiliki berapa banyak anak, seringkali kemerdekaan perempuan terbelenggu, karena masih dipengaruhi oleh stereotipe, mitos, dan juga kultur yang ada. Karena itu, penting bagi perempuan untuk menyadari hak-nya untuk turut menentukan keputusan terkait dirinya dan tubuhnya, antara lain dengan cara memiliki perencanaan yang matang. Hal tersebut diungkapkan oleh Psikolog Febria Indra Hastati, M.Psi.

Di sisi lain, Direktur Bina Kesertaan KB Jalur Swasta BKKBN, drg. Widwiono, M.Kes, mengungkapkan “Dengan memiliki perencanaan keluarga, akan lahir generasi penerus yang bertumbuh-kembang secara optimal dan siap menghadapi tantangan jaman, di samping terjalinnya iklim pernikahan yang lebih kondusif, serta terciptanya kesejahteraan psikologis perempuan di dalam melakoni aneka peran sesuai tugas-tugas perkembangan yang ia jalani sepanjang hidupnya”.

Berbicara tentang kontrasepsi, sebuah penelitian telah mengonfirmasi bahwa kemampuan perempuan untuk menggunakan kontrasepsi, dan untuk menentukan apakah dan kapan memiliki anak, dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk memperoleh pendidikan dan pekerjaan yang mereka inginkan. Dan pada akhirnya, akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah pendapatan mereka, serta menjadikan keluarganya lebih memiliki kesehatan mental dan kebahagiaan yang stabil, serta berujung pada kesejahteraan anak-anak mereka.

Foto: pixabay

Namun, riset lain menyebutkan bahwa rata-rata perempuan menghabiskan waktu kurang dari 15 menit untuk memutuskan memilih metode kontrasepsi yang tepat bagi mereka. Padahal, perempuan bisa menghabiskan waktu lebih dari 1 jam untuk memutuskan baju mana yang akan mereka kenakan hari ini.

dr. Dinda Derdameisya Sp.OG, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, “Sudah seharusnya perempuan masa kini mempunyai perencanaan kapan menikah, merencanakan kehamilan dan/atau menunda kehamilan”.

“Berbicara tentang perencanaan, kontrasepsi memiliki peran terpenting, setiap perempuan memiliki hak untuk mengetahui, mempelajari dan memutuskan metode kontrasepsi yang tepat bagi mereka. Karena penggunaan kontrasepsi akan bermanfaat tidak hanya untuk kesehatan reproduksi perempuan, namun juga masa depan keluarganya,” lanjut dr. Dinda.

Untuk ibu dan calon ibu yang sedang berencana menggunakan kontrasepsi dalam waktu dekat, berikut beberapa saran dari Norina Veronica yang bisa Anda lakukan sebelum memutuskan untuk memilih kontrasepsi yang tepat, yakni dengan memilih kontrasepsi yang sesuai dengan kenyamanan dan kepribadian Anda, dan yang kedua adalah melakukan konsultasi ke dokter obgyn atau bidan. Lakukan konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan setelah menemukan metode kontrasepsi yang Anda pilih, karena mereka dapat membantu Anda menyarankan apakah kontrasepsi tersebut cocok atau tidak berdasarkan gaya hidup dan kondisi kesehatan Anda.