Dewasa ini prosedur bedah plastik semakin diminati masyarakat, terutama yang menginginkan wajah awet muda serta tubuh ideal secara instan. Dikatakan dr. Aditya Herwandar Sastrasupena, SpBP-RE, setiap manusia pasti mengidam-idamkan tubuh yang ideal. Semakin majunya teknologi dalam hal kecantikan, maka akan semakin mudah untuk mendapatkan impian mereka dengan cara yang instan.

Dalam kesempatan yang sama dr. Puri Ambar Lestari, SpBP-RE menambahkan, “Kalau wajah tampak lebih muda dan glowing, orang pasti akan lebih percaya diri. Tentu ini akan berdampak positif pada performa kerja dan kehidupan sosial mereka”.

Sebagai informasi bagi Medika Friends, ilmu bedah plastik pada dasarnya merupakan cabang dari ilmu bedah yang mempelajari tentang restorasi, rekonstruksi atau mengubah bentuk suatu jaringan dari tubuh manusia sehingga dapat menutup defek atau luka, mengembalikan fungsinya, dan juga memperbaiki penampilan.

Istilah bedah plastik sendiri berasal dari kata plastik yang merupakan bahasa Yunani, yaitu plasticos, yang berarti membentuk atau mengubah. Bedah plastic selalu identik dengan bedah estetik, yaitu mengubah sesuatu yang sebenarnya normal menjadi lebih baik daripada normal. Contoh dari operasi bedah estetik adalah memancungkan hidung (rhinoplasty), menghilangkan kerutan wajah dengan menariknya seperti face lift atau rhytidectomy, membuang atau sedot lemak (liposuction), dan sebagainya.

Foto: pixabay

Sedangkan kebanyakan kasusnya adalah bedah rekonstruksi, yang meliputi operasi bibir sumbing (cheilorrhaphy), langit langit terbelah (palatoraphy), release kontraktur, skin graft (tandur kulit), dll.

Pada umumnya saat ini bedah rekonstruksi mencapai sekitar 80% dari seluruh kasus bedah plastik. Secara teknik, bedah rekonstruksi lebih sulit daripada bedah estetik. Namun kompleksnya kasus lebih berat pada bedah estetik. Hal ini karena dasar kepribadian pasien yang meminta operasi bedah estetik yang kadang tidak realistis dan berharap berlebihan. Karena bedah estetik terlihat sederhana, sering dokter selain ahli bedah plastic ikut mengerjakan dengan melalui kursus singkat sekedarnya, sehingga sering mengakibatkan komplikasi yang tidak seharusnya terjadi. Pada akhirnya ahli bedah plastikjuga yang harus memperbaikinya.

Di dalam Ilmu bedah plastik terdapat tiga macam operasi plastik yaitu:

  1. Operasi bedah plastik yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi yang kurang sempurna agar dapat berfungsi seperti sediakala. Operasi ini dilakukan terhadap orang yang mempunyai cacat fisik, baik cacat sejak lahir maupun cacat yang disebabkan oleh hal-hal tertentu.
  2. Operasi bedah plastik yang bertujuan untuk memperindah bentuk tubuh atau wajah agar terlihat lebih menarik. Operasi semacam ini disebut operasi bedah plastik estetik.
  3. Operasi bedah plastik yang bertujuan untuk menggantikan anggota organ tubuh yang rusak akibat dari suatu penyakit. Operasi ini dikerjakan pada pasien yang kehilangan suatu anggota tubuh karena operasi pengangkatan tumor dan perlu direkonstruksi agar tidak terdapat luka dan mampu diupayakan dapat berfungsi kembali.
Foto: freepik

Sementara itu, berdasarkan fenomena dilakukannya operasi bedah plastik, kebanyakan bertujuan untuk:

Perbaikan Fungsi

Fungsi organ yang tadinya kurang sempurna, dengan dilakukan operasi bedah pastik, maka organ tersebut dapat berfungsi dengan baik. Misalnya, bayi dengan kecacatan sumbing sejak lahir sehingga tidak mampu menyusu dengan baik, dilakukan operasi labioplasty untuk menutup sumbing pada bibirnya tersebut; atau anak yang lahir dengan jari-jari tangan menempel (syndactyly), lalu dilakukan operasi pemisahan jari agak mampu memegang benda dengan baik.

Perbaikan Bentuk

Organ yang bentuknya kurang menarik, setelah dilakukan operasi bentuk tersebut akan kelihatan lebih menarik. Misalnya, hidung yang tadinya pesek setelah dioperasi menjadi mancung, sehingga orang tersebut tampak menarik dalam penampilan fisik.

Pengobatan

Anggota organ tubuh yang tadinya rusak akibat dari suatu penyakit, dengan dilakukan operasi anggota organ tersebut akan kembali normal. Misalnya, pasien dengan parut luka bakar di tangan yang membuat jari-jarinya menekuk akibat tarikan jaringan parut (kontraktur), dilakukan operasi untuk melepas kontraktur sehingga fungsi jari-jarinya kembali normal.

Meski demikian banyak prosedur bedah plastik yang dilakukan bukan oleh dokter ahli. Sehingga Medika Friends sebaiknya lebih selektif dalam melakukan prosedur yang tepat. Juga, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli, yakni untuk mendapatkan diagnosa lanjutan yang valid oleh spesialis bedah plastik.