Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting. Melalui mata, Medika Friends bisa mendeteksi berbagai gangguan kesehatan yang terjadi dalam tubuh. Sementara fungsi utama mata adalah sebagai indera penglihatan, yang bisa bereaksi terhadap cahaya, sehingga kita bisa melihat dan mendeteksi lingkungan.

Untuk menjalani perannya, mata didukung oleh beberapa bagian vital yang memiliki fungsi masing-masing. Salah satunya adalah kornea, lapisan transparan yang menutupi bagian depan mata. Pada dasarnya kornea memiliki peran penting dalam membelokkan cahaya, serta melindungi mata dari berbagai penyebab iritasi.

Namun kornea juga rentan terserang masalah, seperti dikatakan dr. Sharita R. Siregar, SpM, beberapa penyakit mata pada kornea yang patut diwaspadai antara lain adalah herpes ocular, herpes zoster, keratitis bakteri dan jamur, serta degenerasi kornea.

Foto: freepik

Herpes Ocular
Herpes ocular merupakan infeksi virus pada mata yang diakibatkan oleh virus herpes simpleks I (HSV I) ini biasanya ringan dan muncul pada anak-anak. Virus ini dapat juga disebabkan oleh virus herpes simpleks II yang mengakibatkan herpes genital. Herpes jenis ini mengakibatkan luka pada permukaan kornea yang kemudian dapat menyebar hingga bagian dalam kornea dan mata. Kondisi ini dapat dikontrol dengan obat tetes steroid atau antivirus. Risiko infeksi herpes dapat dikurangi dengan menurunkan kadar stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Herpes Zoster
Penyakit herpes zoster terjadi pada seseorang yang sudah pernah terkena cacar air, terutama pada orang berusia di atas 80 tahun atau memiliki sistem pertahanan tubuh yang lemah. Meski sudah pulih dari cacar air, virus tetap berdiam di dalam saraf. Pada suatu kondisi, virus tersebut dapat menjalar hingga ke mata dan menyebabkan luka pada kornea serta memicu peradangan. Obat antivirus dan steroid tetes dapat digunakan untuk meredakan inflamasi meski herpes zoster pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya.

Keratitis Bakteri dan Jamur
Keratitis bakteri dan jamur adalah peradangan kornea yang terjadi setelah adanya infeksi bakteri, ataupun jamur yang memasuki kornea. Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera termasuk saat menggunakan lensa kontak juga. Mata merah, berair, penglihatan buram, nyeri, hingga sensitivitas yang berlebihan terhadap cahaya adalah gejala-gejala keratitis. Obat antijamur, antibiotik, antivirus, hingga obat tetes mata steroid adalah contoh jenis obat-obatan yang dapat digunakan untuk menangani kondisi ini.

Degenerasi Kornea
Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pada struktur kornea secara berkelanjutan. Contoh degenerasi kornea adalah:
a. Keratokonus adalah penipisan dan perubahan bentuk kornea yang dapat menyebabkan luka dan pembengkakan pada kornea. Pada kondisi yang parah, penyakit ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Meski umumnya disebabkan oleh trauma dan genetik, kondisi ini dapat terpicu oleh penyakit lain juga.
b. Distrofi kornea: terdapat lebih dari 20 jenis kondisi yang termasuk distrofi kornea yang dapat menyebabkan gangguan struktural pada kornea.

Lebih lanjut dikatakan oleh dokter yang akrab disapa dr. Tasha ini, bahwa beberapa faktor dari dalam yang bisa menyebabkan kornea rusak adalah infeksi, kelainan degenerasi, bertambahnya umur, kelainan bawaan, jaringan yang menipis dengan sendirinya, autoimun, bahkan bekas operasi katarak.

“Kerusakan kornea yang bisa disebabkan dari ancaman dari luar juga beragam. Kerusakan kornea bisa disebabkan oleh bakteri, virus, benda tajam, benda tumpul, jamur, maupun kecelakaan,” terang dr. Tasha.

Kerusakan pada kornea akan menyebabkan penglihatan seseorang menjadi tidak jernih lagi. Bahkan risiko yang paling fatal dapat menyebabkan kebutaan. “Jika kornea sudah rusak, tidak akan bisa dipulihkan lagi. Akibatnya, penglihatan pun akan terganggu seumur hidup. Hal ini hanya dapat diatasi dengan melakukan operasi transplantasi kornea,” ujar dr. Tasha.

Oleh sebab itu Friends, jangan sepelekan kesehatan mata dan selalu lakukan yang terbaik untuk menjaganya. Namun jika muncul gangguan pada mata apalagi sampai mersak pandangan, langsung hubungi dokter mata dan periksakan kondisi matamu.