Belum banyak orang yang menyadari bahwa investasi jangka panjang sebenarnya bukan hanya berbentuk tanah dan bangunan, emas, deposito, ataupun hal lain yang terkait materi. Salah satu investasi masa depan terbaik adalah hidup sehat dan bugar. Dengan hidup sehat tanpa penyakit berarti memberi kesempatan bagi kita untuk lebih lama menikmati hidup.

Lantas apa yang dimaksud dengan sehat dan bugar? Dikatakan Dr. dr. Samuel Oetoro, MS SpGK, sehat itu tidak sakit, sehingga Medika Friends tidak memiliki keluhan sama sekali di tubuh. Namun orang sehat belum tentu bugar, sedangkan orang bugar bisa dipastikan sehat. “Sehat dan bugar itu dua hal yang berbeda,” terangnya.

Bugar dapat ditandai dengan kondisi badan yang  tidak mudah lelah meskipun seharian beraktivitas. “Kalau setelah makan siang maunya mojok, mau selonjoran, dan lemas, berarti Anda tidak bugar. Orang yang masih bugar akan tetap on sampai sore, bahkan ketika pulang ke rumah juga masih segar,” tutur dr. Samuel.

Menurut dr. Samuel, jika ingin sehat, bugar, awet muda, dan berumur panjang maka Medika Friends harus menjaga kadar kolesterol, yang tidak boleh lebih dari 200 mg/dL. Dimana LDL (kolesterol jahat) tidak lebih dari 100 mg/dL dan HDL (kolesterol baik) di atas 50 mg/dL.

“Ada lagi, trigliserida tidak boleh lebih dari 150 mg/dL. Dan yang penting tidak boleh kegemukan, body mass index antara 18 sampai 23,” papar dr. Samuel.

Foto: pexels

Untuk mencapai kriteria sehat dan bugar, dikatakan dr. Samuel, yang perlu Medika Friends lakukan adalah menjalani pola hidup sehat dan bugar, yakni dengan melakukan 5S, yang terdiri dari makan sehat, berpikir sehat, istirahat sehat, aktivitas sehat, dan lingkungan sehat.

Makan sehat terdiri dari 4J, yaitu jumlah yang harus seimbang dengan energi yang kita buang. Kemudian jadwal, dimana jadwal makan harus tiga kali, jangan pernah berpikiran tidak mau makan malam atau hanya makan malam dengan buah. Jenis, yang harus lengkap yakni ada karbohidrat. Namun karbohidrat yang dipilih pun harus karbohidrat baik, yang ketika dimakan akan menaikkan gula darah dalam tubuh secara perlahan.

“Kita harus makan yang low glycemic index supaya kerja insulin tidak berat. Ketika gula darah naiknya cepat, hormon insulin keluarnya juga cepat sehingga mengakibatkan diabetes,” terang dr. Samuel.

Dalam pemilihan jenis makanan pun sebaiknya perbanyak sayur dan buah, karena afek antioksidannya yang menangkal radikal bebas.

Sedangkan J yang terakhir maksudnya adalah jurus masak. “Jangan menggoreng. Boleh dikukus atau direbus.”

Terakhir, dr. Samuel menambahkan bahwa pikiran harus selalu positif, karena pada waktu stres akan timbul hormon stres yang nantinya akan merusak sistem tubuh.

Mudah kan, Friends? Yuk terapkan dalam hidup mulai dari sekarang agar di masa mendatang kita tetap bisa hidup sehat, bugar, serta awet muda sehingga hidup akan lebih nyaman dan bahagia.