Tahukah Medika Friends?  Yunani merupakan negara paling sehat ketiga di dunia, dengan rata-rata angka harapan hidup masyarakatnya mencapai 82,98 tahun. Hal tesebut dikarenakan masyarakat Yunani hidup bahagia dan aktif hingga tua, dengan menjalankan kebiasaan hidup sehat. Salah satunya adalah diet mediterania, yang menonsumsi makanan dengan kandungan minyak zaitun, sayuran segar, ikan, kacang dan biji-bijian, serta yogurt.

Yogurt di Yunani yang juga dikenal dengan sebutan Greek yogurt, memiliki perbedaan dari jenis yogurt lainnya. Masyarakat Yunani yang membuat sendiri yogurt-nya di rumah melakukan penyaringan yogurt lagi agar kadar air yang terkandung di dalamnya turun. Sehingga protein dalam yogurt lebih tinggi dan teksturnya lebih kental. Tingginya kandungan protein dalam Greek yogurt ini memberikan efek kenyang lebih lama bagi penikmatnya. Selain itu, asam amino dalam protein tersebut juga bisa membantu proses pembakaran lemak.

Sehingga tidaklah mengherankan jika banyak masyarakat Yunani yang hidup sehat dan bugar hingga usia tua. Bagi masyarakat Yunani, yogurt merupakan makanan pokok yang kerap dijadikan pengganti mentega untuk kue dan snack, saus pada salad dan pelengkap makanan, juga dimakan langsung sebagai snack.

Foto: pixabay

Hal tersebut didukung pula oleh manfaat dan fakta kesehatan yang ada pada yogurt seperti dipaparkan oleh Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK. “Manusia membutuhkan asupan sehari-hari yang bergizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga stamina dan berat badan ideal. Greek yogurt punya kandungan karbohidrat dan gula yang lebih rendah serta memiliki kadar protein dua kali lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa, sehingga bisa dikonsumsi kapanpun baik sebagai menu sarapan, cemilan saat lapar, maupun setelah makan ringan”.

“Greek yogurt bisa mengenyangkan lebih lama karena protein mengalami proses lebih panjang untuk dicerna, sehingga cocok sebagai pengganjal lapar,” lanjutnya.

Dr. Samuel Oetoro juga mengatakan jika Medika Friends mau makan yoghurt pilih yoghurt yang rendah lemak tapi tinggi protein. “Yoghurt ada macam-macam, ada yang proteinnya hanya sekedarnya, ada yang ditambahkan. Yang bagus itu yang proteinnya tinggi. Anda harus pilih itu karena ada hubungannya dengan regenerasi sel, sistem imun. Itu semua adanya di yoghurt yang tinggi protein,” ujarnya menutup perbincangan.