Pernahkah Medika Friends menyadari betapa pentingnya sarapan? Terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Sarapan merupakan hal yang penting bagi tumbuh kembang anak. Bayangkan, ketika bangun tidur di pagi hari gula darah mengalami penurunan dan membuat anak menjadi lemas serta tidak bersemangat melakukan aktivitas.

Bukan sekedar sarapan yang penting kenyang ya Friends, namun sarapan sehat yang memenuhi unsur-unsur tertentu. Oleh sebab itu diperlukan perhatian dari orangtua mengenai kriteria sarapan sehat yang ideal dan waktu yang tepat.

Lantas apa yang dimaksud dengan sarapan sehat?

Dikatakan Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, yang dimaksud sarapan sehat yaitu sarapan yang memenuhi unsur-unsurnya. Pertama dilihat dari sisi pemenuhan gizi yaitu ada unsur zat tenaga (karbohidrat), ada unsur zat pembangun atau proteinnya, lemak, vitamin, dan mineral, serta air atau cairannya. Kemudian kebutuhan gizi tersebut harus dipenuhi sedikitnya seperempat dari kebutuhan harian tubuh saat sarapan.

Foto: freepik

“Dengan kata lain porsi sarapan ideal adalah 25 persen dari kebutuhan asupan makanan sehari,” ujar Dr. Hardiansyah. “Dan idealnya sarapan sehat dilakukan sebelum jam 9 pagi. Bukan hanya untuk mencegah lapar tetapi juga membantu mewujudkan anak sehat berprestasi,” lanjutnya.

Sayangnya masih banyak msyarakat yang menganggap sarapan itu tidak penting, padahal dikatakan juga oleh dr. Eva Devita, SpA, sarapan merupakan hal yang sangat pentinig, terutama untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Selain itu pola makan dengan makanan sehat dan mengandung zat gizi yang dikonsumsi secara teratur guna memenuhi kebutuhan tubuh dapat mempengaruhi dan melancarkan pertumbuhan sekaligus perkembangan anak.

Jadi, jangan sepelekan sarapan ya, terutama untuk anak-anak.

Foto: pixabay

Sebagai orangtua, Medika Friends juga harus sadar bahwa untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada anak usia pertumbuhan maka diperlukan lima kali waktu makan yaitu sarapan, makan siang, makan malam, dan dua kali makan selingan. Dr. Eva juga mengatakan sarapan menempati posisi sangat penting dibandingkan makan siang atau makan malam. Hal ini dikarenakan sarapan berhubungan erat dengan kecerdasan mental dan memberikan nilai positif terhadap aktivitas otak anak.

“Ketika anak tidak sarapan maka hal itu akan berdampak pada kebutuhan gizi yang tidak akan cukup untuk melakukan aktivitas sehari-hari, juga menjadikan kualitas tumbuh kembang anak menjadi lebih rendah daripada anak yang terbiasa sarapan,” terang dr. Eva. Yuk mulai siapkan menu sarapan sehat untuk anak-anak dan keluarga di rumah.