Tahukah Medika Friends? Hingga kini masalah kesehatan reproduksi masih merupakan sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Selain itu kesadaran untuk memerhatikan kesehatan reproduksi di setiap tahapan usia masih rendah. Hal ini terbukti dari kenyataan bahwa pada umumnya pasien-pasien yang berkonsultasi mengenai kesehatan reproduksi adalah mereka yang sudah mempunyai masalah, misalnya menstruasi yang tidak teratur sampai masalah infertilitas.

Masalah kesehatan reproduksi perempuan tidak boleh diabaikan, mengingat kualitas reproduksi sangat menentukan kualitas generasi berikutnya. Gangguan kesehatan reproduksi perempuan dapat terjadi di semua tahapan kehidupan, oleh karena itu pemeriksaan medis secara teratur dan deteksi dini dianjurkan.

Dikatakan dr. Yassin Yanuar MIB, SpOG, MSc, edukasi secara konsisten tentang kesehatan reproduksi penting dilakukan, karena reproduksi merupakan bagian penting dari kualitas hidup seorang perempuan sebab perempuan akan menjadi seorang ibu dan mengandung anak yang akan meneruskan generasi kita kedepannya.

Foto: freepik

Untuk itu selain menjaga kesehatan tubuh dan reproduksi, wanita sebaiknya selalu menjaga kebersihan diri terutama daerah intim. Hal ini dimaksudkan agar area sensitif tersebut terhindar dari infeksi jamur, parasit atau bakteri.

Caranya antara lain adalah :

  1. Menjalani pola hidup sehat meliputi diet seimbang, istirahat cukup, hindari rokok dan alkohol, olahraga teratur serta hindari stress yang berkepanjangan.
  2. Bagi yang sudah menikah, harus setia pada pasangan.
  3. Gunakan celana yang menyerap keringat dan ketat, mengganti pembalut, atau pantyliner pada waktunya untuk mencegah tumbuhnya bakteri. Ini semua untuk menjaga kebersihan daerah vagina agar tetap kering.
  4. Membasuh vagina dengan cara yang benar yaitu dari depan (vagina) ke belakang (anus) tiap kali buang air.
  5. Tidak menggunakan cairan pembersih vagina secara berlebihan, karena dapat mematikan flora normal vagina, jika perlu penggunaan cairan pembersih vagina dapat dikonsultasikan dahulu ke tenaga medis.
  6. Untuk mencegah iritasi pada vagina, hindari penggunaan bedak talcum, sabun, atau tisu dengan pewangi pada daerah vagina.
  7. Jangan membiasakan meminjam barang-barang yang memudahkan penularan penyakit kelamin seperti alat-alat mandi dan sebagainya. Dan berhati-hati bila menggunakan WC umum terutama kloset duduk, ada baiknya mengelap permukaan kloset terlebih dahulu.

Tidak sulit kan? Dengan cara-cara di atas Medika Friends bukan hanya merasa lebih sehat, tapi kepercayaan diripun akan meningkat.