Seperti kata pepatah ‘di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat’, itulah gambaran bahwa memiliki tubuh sehat merupakan sesuatu yang penting. Sedangkan untuk mendapatkan tubuh sehat, tentu harus didukung dengan gaya hidup sehat juga, salah satu caranya adalah rutin melakukan olahraga.

Jenis olahraga yang dapat dilakukan pun banyak, tapi belakangan ini olahraga ‘fusion’ cukup menyita perhatian. Meskipun bukan sesuatu yang baru tapi olahraga yang disatukan antara beberapa jenis olahraga untuk mendapatkan tambahan manfaat ini bisa membuat Anda ketagihan, karena manfaat yang diperoleh pun berlipat ganda. Misalnya saja piloxing, sebuah olahraga yang mengombinasikan pilates, boxing, serta dancing dalam satu cabang olah tubuh.

Foto: pixabay

Adalah Viveca Jensen, seorang dancer dan trainer yang menemukan tipe olahraga ini. Namun seperti dikatakan Istiyani Taufik, salah satu trainer piloxing, penggabungan 3 program fitness ini ternyata disukai banyak orang dan mulai booming di Indonesia sejak 2-3 tahun lalu.

Lebih lanjut Isti mengatakan piloxing saat ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu Piloxing Slim Sexy Powerfull (SSP), Piloxing Knockout, dan Piloxing Bare. SSP merupakan generasi awal piloxing, gerakan-gerakannya tidak terlalu berat. “Rasanya seperti kardio dapat, otot dapat, nggak terlalu berat,” ujar Isti.

Sedangkan Knockout terasa lebih berat, banyak gerakan melompat, sehingga membutuhkan kesiapan fisik yang kuat. Jika piloxing banyak dikenal sebagai olahraganya kaum hawa, jenis Piloxing Knockout ini cocok juga dilakukan pria karena tidak terlalu banyak gerakan dancing yang seksi dan gemulai. Lain halnya dengan Piloxing Bare yang jauh lebih ringan, yang lebih banyak gerakan baletnya.

Gerakan-gerakan piloxing dijamin tidak akan membuat Anda bosan, karena selain fun, selang-seling antara gerakan boxing, pilates, dan dance juga membutuhkan konsentrasi ekstra. Jangan sampai kehilangan konsentrasi ya, kalau tidak mau salah gerakan.

Foto: pixabay

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan piloxing di antaranya adalah glove, yang meskipun bukan sesuatu yang wajib digunakan namun membantu goal yang ingin Anda capai. Glove khusus ini memiliki pemberat sehingga memaksimalkan proses pembentukan tubuh. Selain itu, penting untuk memperhatikan tekniknya agar otot yang yang disasar semakin bagus dan memperkecil risiko cedera. Anda juga harus mengenali kemampuan diri sendiri, jangan terlalu di-push atau terlalu kendor.

“Kemudian sebaiknya jangan makan sebelum latihan, setidaknya satu jam sebelum latihan harus stop. Kalau makan dulu nanti pusing, mual,” kata Isti.

Seperti dikatakan di awal, piloxing memiliki manfaat yang beragam, mulai dari menurunkan berat badan, menguatkan otot, mengencangkan otot, dan satu hal yang pasti disukai wanita adalah membentuk tubuh, menjadikan tubuh lebih kencang. Jadi untuk Anda yang mendambakan tubuh kencang ber-shape namun cenderung malas olahraga, sepertinya olahraga ini cocok dicoba.