Di musim pancaroba, biasanya banyak orang yang terserang penyakit. Sebab saat peralihan musim ini cuaca yang berubah akan mengubah tekanan udara, suhu, serta komposisi udara. Hal ini akan menciptakan kondisi yang sesuai untuk tempat berkembangnya kuman dan virus di sekitar kita.

Salah satu penyakit yang patut diwaspadai di musim seperti ini adalah batuk. Berdasarkan data penelitian, satu dari tiga orang mengalami batuk dalam tiga bulan terakhir. Dan batuk merupakan penyakit yang paling sering terjadi saat masa pancaroba

dr. Riana Nirmala Wijaya, seorang Medical Expert menjelaskan, “Musim pancaroba adalah peralihan dua musim utama di negara tropis, yaitu antar musim hujan dan kemarau.. Perubahan cuaca dan temperatur pada masa pancaroba akan memengaruhi daya tahan tubuh, sebab tubuh kita akan otomatis bekerja keras untuk dapat menyesuaikan diri dengan temperatur yang ada di sekitarnya.

Pada saat inilah, sistem imunitas atau daya tahan tubuh terhadap penyakit (virus) menjadi berkurang. Akhirnya, pada musim ini tidak heran jika banyak orang yang terserang penyakit. Hal ini erat kaitannya dengan gangguan kesehatan seperti batuk, flu, dan ISPA”.

Selama masa pancaroba, batuk akibat cuaca yang tidak menentu adalah penyakit yang patut diwaspadai sebab pada situasi tertentu akan menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, 25 persen penduduk Indonesia menderita ISPA.

Dijelaskan dr. Riana, batuk yang menyerang bisa berupa batuk berdahak atau batuk kering. Batuk kering umumnya disebabkan oleh radang tenggorokan, yang ditandai dengan tenggorokan gatal.

Sementara batuk berdahak ditandai dengan adanya dahak di tenggorokan yang membuat batuk berbunyi grok-grok.

“Karena itu pengobatannya pun berbeda. Untuk batuk berdahak biasanya agar mengencerkan dahak supaya mudah keluar,” tutupnya.

Hal ini pun menunjukkan bahwa angka penderita ISPA di Indonesia masih tinggi. “Untuk itu, keluarga di Indonesia dihimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga terutama selama masa pancaroba berlangsung.

Berdasarkan penelitian, jika batuk tidak segera diatasi, maka penderita batuk akan menjauhkan diri dari sekitarnya.