Hoax atau berita tidak benar yang dibuat seolah benar seringkali kita dengar terkait dengan isu politik. Namun banyak juga hoax yang beredar di masyarakat dan kerap meresahkan seringkali berhubungan dengan dunia kesehatan, termasuk penyakit HIV/AIDS. Sehingga masyarakat kesulitan dalam membedakan mitos dan fakta mengenai HIV/AIDS seperti berikut ini.

Foto: pixabay
  1. HIV/AIDS dapat menular melalui penggunaan pisau cukur secara bersamaan. Faktanya, pisau cukur yang digunakan secara bergantian tidak menularkan HIV/AIDS, karena virus tersebut mudah mati di udara bebas. Tapi, pisau cukur tidak disarankan digunakan bergantian dikarenakan masalah higienitas alat tersebut.
  2. HIV/AIDS dapat menular melalui alat makan yang digunakan bergantian. Fakta sebenarnya adalah, virus HIV/AIDS tidak dapat ditularkan melalui alat makan yang dipakai bergantian karena air liur tidak mengandung cukup virus untuk ditularkan. Cairan tubuh yang dapat menularkan HIV/AIDS antara lain adalah darah, sperma, cairan vagina, dan ASI.
  3. Virus HIV dapat ditularkan melalui makanan kaleng yang sebelumnya telah diinjeksikan dengan darah yang mengandung virus tersebut. Tapi kenyataannya virus HIV mudah mati di luar tubuh manusia dan makanan kaleng juga telah melewati proses sterilisasi sehingga virus mudah mati.
  4. Virus HIV bisa ditularkan melalui ciuman. Namun, virus HIV tinggal di sel T, yaitu salah satu bagian sel darah putih manusia. Sel T ini terdapat dalam semua cairan tubuh manusia dengan jumlah yang berbeda-beda. Nah, paling banyak ada di dalam darah, kemudian di cairan vagina, cairan semen, dan ASI. Sedangkan di air liur, air mata, dan keringat jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak cukup untuk menularkan virus HIV.
  5. Virus HIV dapat ditularkan melalui jarum terinfeksi yang ditancapkan di kursi-kursi penonton bioskop. Terlepas dari benar atau tidaknya kabar tersebut, virus HIV mudah mati di udara bebas tanpa inangnya.
  6. HIV/AIDS dapat menular melalui air kolam renang umum. Padahal kolam renang mengandung chlorin/kaporit yang mempercepat matinya virus HIV.
  7. HIV/AIDS bisa ditularkan melalui pakaian bekas.Tapi faktanya HIV/AIDS hanya dapat ditularkan melalui kontak cairan tubuh seperti darah, sperma, cairan vagina, dan ASI.
  8. Virus HIV/AIDS ditularkan melalui pembalut kewanitaan yang sudah dikontaminasi virus tersebut. Namun virus HIV akan mati dalam waktu kurang dari satu menit jika keluar dari tubuh manusia.
  9. Pemeriksaan darah untuk kolestrol dan diabetes oleh petugas  keliling  (yang  dicurigai  dari kelompok tertentu) adalah untuk menyebarkan virus HIV. Tidak perlu khawatir, karena virus HIV/AIDS akan cepat mati di udara bebas.
  10. Ada kekhawatiran bahwa obat HIV/AIDS, Antiretrovirals (ARV) adalah bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan hati sehiingga lebih baik menggunakan herbal untuk perawatan ODHA. Namun hingga saat ni obat yang tepat untuk HIV adalah ARV tersebut.

Berdasarkan hoax yang telah terlanjur menyebar tersebut, sebaiknya masyarakat lebih jeli dan teliti lagi saat mendapat informasi terutama mengenai kesehatan. Sebab kesalahan informasi yang diterima bisa merugikan berbagai pihak, termasuk ODHA, keluarga, dan masyarakat sendiri.