Kulit wajah merupakan bagian tubuh yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama karena wajah menjadi salah satu pusat perhatian pertama bagi orang lain yang melihatnya. Kulit wajah yang sehat dan terawat akan terlihat lebih menarik saat berinteraksi dengan setiap orang. Begitupun dengan kepercayaan diri yang akan meningkat seiring dengan penampilan kulit yang semakin menawan.

Terkait bulan Ramadhan, perawatan kulit sebaiknya lebih diprioritaskan karena perubahan gaya hidup dapat memengaruhi kondisi kulit. Kelembapan kulit secara otomatis akan berkurang, dan kulit cenderung kusam karena minimnya asupan mineral dalam tubuh.

“Dehidrasi kulit sangat mungkin terjadi selama berpuasa karena tubuh kekurangan cairan, akibatnya kulit kering dan kusam pun tak dapat terhindarkan. Terlebih lagi selama berpuasa banyak orang cenderung memilih untuk berada di dalam ruangan AC karena dirasa lebih nyaman,” papar dr. Weny Yulisandrarini S. Ked, selaku dermatolog.

Lebih lanjut dr. Weny mengatakan, selain minum minimal lima gelas air putih saat sahur dan berbuka puasa, konsumsi buah-buahan dan penggunaan skincare yang tepat juga bisa menjadi solusi, khususnya pada wajah.

Foto: pixabay

“Fokuskan perawatan wajah dengan produk yang mengandung cukup moisturizer agar kulit tetap sehat dan segar,” ujarnya.

Selain itu, tahukah Medika Friends? Bahwa dengan penggunaan skincare yang mengandung bahan-bahan alami seperti royal jelly secara teratur, kulit wajah yang sehat, lembap, bebas kerut dan garis-garis halus, bisa didapat dengan mudah dan aman selama Ramadhan maupun di bulan lainnya.

Royal jelly memang sudah lama dikenal sebagai produk yang digunakan untuk kecantikan, yang dipercaya dapat menjaga kesehatan kulit serta menghambat penuaan. Sedangkan manfaat yang dapat diperoleh dari royal jelly antara lain adalah memiliki sifat anti bakteri dan sebagai antibiotik alami, anti peradangan, serta anti ageing dan anti kerutan.

Secara umum royal jelly baik dikonsumsi langsung maupun diaplikasikan secara eksternal. “Kalau diminum akan lebih cepat diserap oleh organ, darah dan diaplikasikan ke kulit. sedangkan dari luar otomatis dari lapisan atas dulu,” jelas dr. Weny.